Jenis Kulit Pelapis Sofa

Melanjutkan pembahasan kami pada artikel sebelumnya yang berjudul jenis kain pelapis sofa. Kali ini M+Studio akan membahas tentang macam-macam jenis kulit pelapis sofa. Pada dasarnya ada 2 macam kulit yang umum digunakan sebagai pelapis sofa, yaitu kulit asli dan kulit imitasi. Dari kedua kulit ini masih terbagi menjadi beberapa jenis lagi. Langsung saja, untuk lebih jelasnya mari kita simak pembahasannya dibawah ini:
Jenis Kulit Pelapis Sofa
Kulit Asli
Bahan yang satu ini sering disebut sebagai pelapis sofa kelas wahid yang sangat populer dimasyarakat. Teksturnya yang eksotis dan natural mampu menghadirkan kehangatan tersendiri pada ruangan Anda. Selain itu bahan ini terbukti memiliki tingkat keawetan yang sangat baik.

Pada umumnya kulit yang sering digunakan sebagai bahan pelapis adalah kulit hewan seperti kambing, sapi dan kerbau. Dari selembar kulit hewan tersebut, secara teknis masih dapat dibelah menjadi 5 lapis lagi berdasarkan kualitasnya. kualitas terbaik sebuah kulit adalah yang letaknya dibagian paling luar, sedangkan kualitas terendah adalah kulit yang letaknya paling dekat dengan daging dan lemak. Maka dari itu tidak heran jika satu jenis kulit dari hewan tertentu memiliki beragam harga, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per meternya. Dan berikut ini adalah beberapa jenis kulit yang umum dipasaran:

1. Kulit Bulu
Sesuai dengan namanya, ciri khas kulit ini adalah masih adanya bulu dipermukaan kulit. Harga kulit jenis ini tak hanya dipengaruhi oleh kualitasnya saja, namun juga dipengaruhi oleh corak bulu yang ditawarkan.

2. Nubuk
Nubuk merupakan jenis kulit yang bertekstur lembut serupa beludru. Karena jenis kulit ini mahal, makanya nubuk paling banyak digunakan untuk produk fashion.

3. Kulit Licin
Kulit licin merupakan hasil pengolahan dari permukaan kulit paling luar yang memiliki ciri khas teksturnya yang halus dan lembut. Kualitas kulit jenis ini tergantung pada kondisi kulit hewan yang digunakan.

4. Seude
Ciri khas kulit ini memiliki tekstur yang mirip dengan handuk. Jenis kulit ini merupakan hasil pengolahan dari lapisan ke 2 sampai ke 5. Untuk perawatannya, jenis kulit ini membutuhkan perawatan khusus karena rentan terhadap air.

Kulit Imitasi
Kulit imitasi atau sintetis merupakan hasil pengembangan para ahli untuk mengganti kulit asli yang memiliki harga cukup mahal dan stoknya terbatas. Tak hanya itu, kulit imitasi juga mampu menawarkan beragam motif, warna dan tekstur. Untuk digunakan sebagai pelapis sofa, pilihlah kulit imitasi yang berkualitas baik dan memiliki tebal minimal 1mm. Karena kulit imitasi yang terlalu tipis akan rentan sobek. Selain itu, upayakan sofa berlapis kulit imitasi terhindar dari paparan sinar matahari agar warnanya tidak mudah pudar. Dan berikut ini adalah beberapa jenis kulit imitasi yang banyak beredar dipasaran:

1. Oscar
Kulit imitasi jenis ini memiliki karakter yang licin dan tidak berbulu. Bahan jenis ini pula yang paling populer dimasyarakat karena tergolong awet. Teksturnya pun terlihat begitu mirip dengan tekstur kulit asli. Permukaan Oscar terasa agak lengket karena mengandung PVC. Untuk membersihkan kulit imitasi jenis oscar dapat mengggunakan pembersih berupa cairan khusus.

2. Suede
Kulit imitasi jenis suede memiliki tekstur yang mirip dengan kulit suede asli, yaitu berbulu halus dan lembut. Suede yang kualitasnya baik memiliki bulu-bulu halus dan tidak mudah rontok. Warnanya juga tidak luntur jika terkena air. Untuk membersihkan kulit imitasi jenis ini Anda dapat menggunakan vacuum cleaner.

0 Response to "Jenis Kulit Pelapis Sofa"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda disini. Mohon maaf jika komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau titip link, akan dimasukan ke folder SPAM.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *