Mengukur Kebutuhan Cahaya Setiap Ruangan Rumah

Mengukur kebutuhan cahaya setiap ruangan rumah bukanlah perkara yang mudah, karena kita harus menyesuaikan dengan fungsi masing-masing ruang. Sehingga besaran lux yang dibutuhkan pun berbeda, misalnya saja ruang tamu membutuhkan lux lebih besar dibandingkan ruang tidur. Besarnya kebutuhan lux setiap ruang tersebut dapat dipenuhi dengan dua cara yaitu melalui pencahayaan alami dan pencahayaan buatan. Baik pencahayaan alami maupun buatan sama pentingnya, hanya saja pencahayaan alami yang terbatas oleh waktu siang dan malam. Oleh karenanya dibutuhkan tambahan pencahayaan buatan yang bisa berasal dari lampu untuk masing-masing ruangan rumah.
Mengukur Kebutuhan Cahaya Setiap Ruangan
ilustrasi oleh stiffandtrevillion.com
Besaran lux serta penempatan lampu atau pencahayaan bisa memberi pengaruh yang cukup besar dalam tampilan interior rumah. Baik itu lampu standar, lampu taman, lampu lantai, lampu meja atau chandelier, dapat mengubah suasana ruangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, teknik pencahayaan juga menjadi elemen penting saat menata ruangan. Di samping penempatan furnitur, perabot rumah dan hiasan. Beda ruangan, berbeda pula lampu atau pencahayaan yang digunakan. Tapi sebagai bahan pertimbangan dan pengetahuan anda, tidak ada salahnya beberapa hal berikut ini Anda perhatikan dalam mengukur kebutuhan cahaya setiap ruangan rumah Anda.

Ruang Tamu
Ruang tamu bisa menjadi cermin kepribadian pemilik rumah di mata tamu. Oleh karenanya sangat penting penempatan cahaya buatan di ruang tamu selain cahaya alami yang diperoleh dari cahaya matahari. Penerangan yang merata diperlukan untuk menunjang aktifitas penghuni rumah dan juga saat ada tamu yang datang berkunjung. Namun ketika ruang tamu tidak digunakan sebaiknya gunakan penerangan setempat saja untuk menghemat pengeluaran. Jadi pada ruang tamu sebaiknya disediakan dua buah penerangan, yaitu penerangan merata dan penerangan setempat.

Ruang Keluarga
Kegiatan yang dilakukan di ruang keluarga sangat kompleks, untuk menonton, membaca, ngobrol atau makan dan minum. Hampir semua aktifitas sehari-hari bersama keluarga bisa dilakukan di tempat tersebut, untuk itu pencahayaan yang dibutuhkan untuk ruang keluarga pun akan lebih kompleks. Penerangan merata, penerangan searah dan penerangan setempat di butuhkan oleh ruang keluarga. Ruang keluarga adalah ruang inti dalam suatu rumah tinggal, ruang keluarga biasanya terletak di tengah-tengah rumah. Penggunaan lampu yang menerangi seluruh ruangan adalah hal yang utama. Pemakaian lampu searah; misal untuk penerangan hiasan-hiasan, lukisan, atau foto-foto keluarga juga akan menambah estetika. Ditambah lagi penempatan lampu duduk, standing lamp dan lampu dinding yang matching dengan interior ruang akan memberikan kesan yang mendalam untuk ruang keluarga anda.

Kamar Tidur
Kamar tidur adalah area paling pribadi di rumah Anda. Di sinilah Anda dan keluarga istirahat dan bersantai setelah seharian kerja. Pastikan lampu yang digunakan tidak terlalu terang dan menyilaukan. Mood lighting yang cahayanya bisa diatur (redup, terang, sangat terang) sangat cocok untuk area ini. Pasang juga lampu tambahan, seperti lampu meja berbentuk lilin atau yang memiliki tudung yang bisa dinyalakan saat Anda menginginkan mood yang hangat atau romantis di kamar tidur.

Dapur
Cahaya yang terang sesuai untuk dapur, karena inilah area di mana Anda harus mengerjakan tugas rumah tangga paling penting; memasak. Anda tentunya tidak mau jari teriris pisau, masakan terlalu matang atau ayam gosong saat dipanggang karena penglihatan yang kurang jelas akibat minimnya pencahayaan. Pilihlah lampu neon bercahaya putih terang. Tempatkan juga lampu di bawah kabinet agar memudahkan Anda mencari peralatan masak.

Ruang Makan
Hampir mirip dengan pencahayaan di dapur, untuk ruang makan juga perlu beberapa lampu yang berbeda, seperti pencahayaan setempat dan pencahayaan merata. Untuk menambah nilai estetis, penggunaan lampu gantung, lampu dinding atau stamp lamp bisa di rambahkan di ruang ini.

Ruang Belajar/ Ruang Kerja
Seperti halnya dapur, ruang belajar atau ruang kerja juga harus mempunyai cahaya yang terang. Bahkan Anda disarankan menempatkan lampu meja untuk membantu penglihatan.

Kamar Mandi
Sebenarnya pencahayaan untuk kamar mandi tidak begitu riskan. Penerangan yang merata sudah cukup untuk kamar mandi, karena aktifitas utama di ruangan ini hanya mandi, mencuci dan sejenisnya. Yang penting di perhatikan di sini hanyalah penempatan lampu dan instalasinya. Jangan sampai lampu, kabel ataupun fitting terkena cipratan air, karena bisa menyebabkan konsleting pada listrik. Agar terhindar dari bau dan menyalurkan uap air, pencahayaan alami dan ventilasi yang baik juga sangat penting untuk kamar mandi. [Sumber: wolipop.detik.com, imagebali.net]

1 Response to "Mengukur Kebutuhan Cahaya Setiap Ruangan Rumah"

  1. Ruang Tidur ini yang meniadi fokus kami sekeluarga. Karena kami suka dengan membaca. Kadang sebelum tidur ada saja yang kami baca sebelum berangkat tidur. Kalau saya sih suka bacaan yang ringan misalnya soal wisata dan juga hobi. Cahaya dalam ruangan kamar tidur ini akan kami perhatikan

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar Anda disini. Mohon maaf jika komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau titip link, akan dimasukan ke folder SPAM.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *